Tentang Ikhlas

  1. 1.   Definisi Ikhlas

Firman Allah SWT :

ﻗﻞإﻧﻲأﻣﺮت أنأﻋﺒﺪﷲﻣﺨﻠﺼﺎﻟﻪاﻟﺪﻳﻦ ۞ وأﻣﺮتﻻن أﻛﻮن أول اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ۞

Katakanlah (wahai Muhammad), sesungguhnya aku di perintahkan agar menyembah kepada Allah dengan penuh keikhlasan serta memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama. Dan aku di perintahkan agar menjadi orang yang pertama-tama berserah diri. (Q.S Az-Zumar : 11-12)

Di dalam Al-Qur’an Surah Az-Zumar 11-12 yang dikutip diatas, Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengatakan “Sesungguhnya aku diperintahkan agar menyembah kepada Allah dengan penuh keikhlasan”

Ikhlas menurut bahasa mengandung pengertian memurnikan, membersihkan dan menyucikan hati.

Sedangkan menurut istilah Ikhlas mengandung pengertian mengerjakan amal-amal yang di teladankan sunnah (‘ibadah, jihad, dan amal shalih) dengan niat (motivasi) semata-mata untuk mencari dan memperoleh keridlaan Allah SWT.

  1. 2.   Ayat Al-Qur’an yang Terkait dengan Ikhlas

Ayat Al-Qur’an mengenai pengertian Ikhlas antara lain terdapat dalam :

¥ (Q.S Al-Bayyinah / 98 : 5)

¥ (Q.S Al-A’raf / 7 : 29)

¥ (Q.S Al-Ikhlas : 1-4)

¥ (Q.S Al-Baqarah / 2 : 207)

¥ (Q.S Al-Insan / 76 : 8-9)

  1. 3.   Hadits yang Terkait dengan Ikhlas

ﻻﻳﻘﺒﻞﷲﻣﻦاﻟﻌﻤﻞإﻻﻣﺎﻛﺎنﻟﻪﺧﺎﻟﺼﺎواﺑﺘﻐﻲﺑﻪو اﺟﻬﻪ (رواﻩاﺑﻦﻣﺎﺟﺔ)

Allah tidak menima amalan (seseorang) melainkan amal yang berdasar kepada keikhlasan, yaitu amalan yang bertujuan semata-mata untuk mendapat keridlaan Allah SWT. (HR Ibnu Majah)

إنﷲﻻﻳﻨﻂرإﱃأﺟﺴﺎﻣﻜﻢوﻻإﱃﺻورﻛﻢوﻟﻜﻦ ﻳﻨﻆﺮإﱃﻗﻠﻮﺑﻜﻢ (رواﻩﻣﺴﻠﻢ)

Sesungguhnya Allah SWT tidak melihat (menilai) bentuk tubuh serta kemolekan wajahmu, tetapi Allah melihat (menilai) keikhlasan yang bersemayan dalam lubuk hatimu. (HR Bukhari dan Muslim)

 

 

  1. 4.   Uraian Materi
    1. a.      Pengertian Ikhlas

Ikhlas menurut bahasa mengandung pengertian memurnikan, membersihkan dan menyucikan hati. Dan menurut istilah, ikhlas adalah mengerjakan amal-amal yang di teladankan sunnah (‘ibadah, jihad, dan amal shalih) dengan niat (motivasi) semata-mata untuk mencari dan memperoleh keridlaan Allah SWT.

Berdasarkan pengertian dan pemahaman terhadap nilai ikhlas, dapat disimpulkan bahwa ikhlas adalah sesuatu nilai yang berada didalam lubuk hati (inner value), yang (harus) berfungsi sebagai pendorong motivasi atau niat dalam segala tindakan dan amal setiap manusia.

  1. b.      Cara memperoleh keikhlasan

Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk memperoleh keikhlasan. Al-Qur’an memberikan sejumlah petunjuk ke arah itu. Cara itu antara lain :

À Keikhlasan bisa diperoleh apabila amal yang dilakukan dilandasi

oleh ilmu.

À Keikhlasan bisa diperoleh oleh pribadi-pribadi yang tertanam dalam

hatinya perasaan takut (khauf) hanya kepada Allah saja.

À Memikirkan kematian.

  1. c.       Tanda Keikhlasan

Tanda-tanda keikhlasan antara lain adalah :

J Amal seseorang bisa dikategorikan sebagai ikhlas apabila dalam

melaksanakan amalnya sepi dari mengharapkan imbalan atau balas

budi.

J Amal seseorang bisa dikategorikan sebagai ikhlas apabila dalam

melaksanakan amalnya sepi dari mengharapkan pujian dan

penghargaan.

J Amal seseorang bisa dikategorikan sebagai ikhlas apabila dalam

melaksanakan amalnya ia melupakan amalnya

J Amal seseorang bisa dikategorikan sebagai ikhlas apabila dalam

melaksanakan amalnya ia tidak pamrih untuk mendapatkan pangkat,

jabatan dan kedudukan.

J Amal seseorang bisa dikategorikan sebagai ikhlas apabila dalam

melaksanakan amalnya ia dikemudian menemukan dan atau

mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai dengan niat amalnya semula,

ia bisa menahan diri dari sikap kecewa.

J Amal seseorang bisa dikategorikan sebagai ikhlas apabila di dalam

mencintai dan membencinya, di dalam ridla dan marahnya bukan

karena perasaan pribadi, tetapi semata-mata karena Allah SWT.

J Amal seseorang bisa dikategorikan sebagai ikhlas apabila di dalam

kesehariaannya telah tampak perasaan ringan, lahap dan nikmat

dalam beramal shalih.

  1. d.      Nilai-nilai keutamaan ikhlas

Ä Ikhlas sebagai simpul atau tali iman yang paling kokoh.

Ä Ikhlas sebagai bukti kesempurnaan iman.

Ä Ikhlas dapat mendatangkan kelezatan iman.

Ä Ikhlas seperti sebuah kebun yang subur dengan hasil yang berlipat.

Ä Ikhlas sebagai teman setia yang menyenangkan di alam kubur, dan

sahabat yang menjauhkan dari siksa neraka.

Ä Ikhlas bisa mengubah yang mubah menjadi ibadah.

Ä Ikhlas, pahala amalnya di sempurnakan Allah, sekalipun belum

menyelesaikanamal itu atau bahkan belum mengamalkannya.

Ä Ikhlas bisa mendatangkan perlindungan dan naungan Allah SWT di

hari kiamat ketika tidak ada perlindungan atu naungan kecuali dari

Allah semata.

Ä Ikhlas bisa mengangkat martabat si mukhlis kepada derajat atau

kedudukan para Nabi, Shiddiqien dan syuhada.

  1. e.       Metodologi (kiat) memelihara dan menguatkan Ikhlas

Cara, langkah dan kiat atau metodologi untuk memelihara dan menguatkan ikhlas itu meliputi 11 macam langkah yang terdiri dari : 7 langkah kedalam (internal) dan 4 langkah keluar (eksternal).

Tujuh langkah internal adalah sebagai berikut :

Ü Hendaklah selalu introspeksi diri.

Ü Jauhilah ketenaran.

Ü Hendaklah tidak terkecoh pujian.

Ü Hindarilah sifat ujub.

Ü Tanamkan dalam hati dan ingatlah selalu bahwa yang kita cari

adalah ridla Allah dan bukan ridla manusia.

Ü Mujahadah melawan nafsu.

Ü Selalu berdo’a dan memohon pertolongan kepada Allah.

Empat langkah eksternal adalah sebagai berikut :

³ Carilah ilmu yang bisa mengokohkan rasa keikhlasan.

³ Biasakan beramal secara diam-diam.

³ Berteman dengan orang-orang mukhlis

³ Mempelajari sirah orang-orang mukhlis.

2 thoughts on “Tentang Ikhlas

  1. percayalah bahwa Allah tidak akan mengambil suatu apapaun dari hambanya kecuali Ia akan menggantinya dengan yang lebih baik.🙂
    Cobaan merupakan salah satu bentuk kasih sayang-Nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s